Sabtu, 25 Januari 2014

Fungsi, Bahan, dan Cara Pembuatan Piston/Torak/Seher.


 

Piston adalah komponen yang bekerja extra berat, karena tugasnya adalah menahan ledakan dalam ruang bakar. Selain harus tahan tekanan, piston juga wajib tahan panas. Okey, mari kita bahas tentang fungsi, bahan dan cara pembuatan piston.





 Fungsi Piston
  1. Menghisap, mengkopresi gas baru dan membuang gas bekas hasil pembakaran.
  2. Merubah tekanan hasil pembakaran menjadi gaya dorong pada setang piston/seher.
  3. Mengatur pemasukan dan pembuangan gas pada motor 2 tak.
Piston mempunyai pembebanan tugas yang berat, antara lain :
  1. Menerima tekanan dan temperatur gas pembuangan yang tinggi.
  2. Menerima gaya percepatan yang tinggi.
  3. Menerima gaya gesek dan gaya samping

Karena tugasnya yang berat, piston wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. Kuat terhadap tekanan tinggi
  2. Tahan terhadap temperatur tinggi.
  3. Tahan terhadap gesekan dan mempunyai sifat luncur yang baik.
  4. Mempunyai koefisien muai panas yang kecil
  5. Mempunyai bobot yang ringan

Macam - macam bahan pembuatan Piston :
Bahan pembuatan piston adalah almunium karena sifatnya yang ringan. Tetapi almunium murni terlalu lembek dan mempunyai pemuaian yang tinggi untuk di jadikan piston. Maka dari itu piston di campur dengan beberapa logan lain agar lebih kuat.

Apa saja bahan yang biasanya menjadi bahan campuran almunium dalam pembuatan piston,
  1. Silikon, makin tinggi kadar silikon maka makin kecil pemuaian akibat panas dan gesekan tetapi makin sulit dalam pembuatannya.
  2. Tembaga, lebih tahan terhadap karat dan kemampuan penyaluran panas lebih baik.
  3. Nikel, memiliki kekenyalan yang tinggi, tahan terhadap temperatur tinggi, tingkat pemuaian rendah dan tahan terhadap karat.

Cara pembuatan piston yang saya ketahui ada 2, yaitu:
  1. Penuangan yang diikuti pendinginan secara cepat, umumnya di gunakan pada motor berbahan bakar bensin yang bentuk pistonnya rumit.
  2. Pencetakan dengan cara tekan (forged piston), memerlukan paduan khusus untuk menghasilkan kekuatan, dan daya tahan terhadap temperatur tinggi lebih baik. Kelemahannya adalah bentuk piston sangat sederhana dengan tujuan mal cetak dapat dikeluarkan lagi dari bagian dalam piston

Semoga bermanfaat.

Jumat, 24 Januari 2014

Prinsip Kerja Motor Bakar 4 Tak

Motor bakar 4 tak adalah bila 1 (satu) kali proses pembakaran bahan bakar memerlukan 4 tak gerakan piston dan 2 (dua) kali putaran poros engkol. Siklus motor bakar 4 tak adalah sebagai berikut :
 
1. Langkah Hisap
Proses yang terjadi pada langkah isap adalah :
        1. Piston bergerak dari TMA(Titik Mati Atas) ke TMB(Titik Mati Bawah). 
        2. Katup masuk terbuka, katup buang tertutup. 
        3. Campuran bahan bakar dengan udara yang telah tercampur di dalam karburator, masuk kedalam silinder ruang bakar melalui katup masuk. 
        4. Saat piston berada di TMB katup masuk akan tertutup.
2. Langkah Kompresi
Proses yang terjadi pada langkah kompresi adalah :
        1. Piston bergerak dari TMB ke TMA. 
        2. Katub masuk dan katup buang kedua-duanya tertutup sehingga gas yang telah dihisap tidak keluar pada waktu di tekan oleh piston yang mengakibatkan tekanan gas akan naik. 
        3. Beberapa saat sebelum torak mencapai TMA, busi mengeluarkan bung api listrik. 
        4. Gas bahan bakar yang telah mencapai tekanan tinggi terbakar. 
        5. Akibat pembakaran bahan bakar, tekanannya akan naik menjadi kira-kira tiga kali lipat.


3. Langkah Kerja / Ekspansi
Proses yang terjadi pada langkah Kerja (ekspansi) adalah :
        1. Saat ini kedua katup masih dalam keadaan tertutup.
        2. Gas terbakar dengan tekanan yang tinggi akan mengembang kemudian menekan piston turun ke bawah dari TMA ke TMB.
        3. Tenaga ini disalurkan melalui batang penggerak, selanjutnya oleh poros engkol diubah menjadi gerak berputar.


4. Langkah Buang
Proses yang terjadi pada langkah buang adalah :
        1. Katup buang terbuka, katup masuk tertutup.
        2. Piston bergerak dari TMB ke TMA.
        3. Gas hasil sisa pembakaran akan terdorong oleh piston ke luar melalui katup buang menuju knalpot.



 






Semoga bermanfaat.